22 Apr 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG – Kabar gembira bagi warga prasejahtera Kota Serang. Tepat di Hari Kartini, Selasa 21 April 2026, Pemerintah Kota Serang bersama PT Pertamina Patra Niaga FT Tanjung Gerem menyalurkan 1.000 paket sembako murah di Alun-alun Kota Serang.

 

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyebut kolaborasi ini wujud nyata kepedulian pemerintah meringankan beban warga kurang mampu. 

 

"Ada seribu paket sembako seharga Rp200.000 yang bisa bapak ibu tebus dengan harga Rp30.000," ujar Budi di hadapan warga.

 

Sementara itu, Perwakilan Manajemen Pertamina Patra Niaga FT Tanjung Gerem, Fariz Fardian Anggoma, menjelaskan tiap paket berisi kebutuhan pokok senilai Rp211.000. Isinya minyak goreng, gula pasir, beras, dan sarden. Namun lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini, warga cukup membayar Rp30.000.

 

"Program ini dilaksanakan untuk mendukung inisiatif Wali Kota Serang dalam membantu masyarakat melalui penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau," kata Fariz.

 

Agar bantuan tidak salah sasaran, Pertamina menerapkan sistem verifikasi berlapis. Setiap penerima wajib menunjukkan NIK yang sudah terverifikasi dan kupon resmi yang dibagikan sebelumnya.

 

"Untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran, Pertamina menerapkan sistem verifikasi yang ketat dengan mengecek NIK yang telah terverifikasi dan kupon yang sudah disediakan sebelumnya," tegas Fariz.

 

Program yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 2026 itu disambut antusias. Hofifah dan Khadijah, warga Kelurahan Cilowong, Taktakan, tak bisa menyembunyikan rasa senang. 

 

"Iya senang banget bisa dapat sembako murah," ucap mereka singkat sambil menenteng paket sembako.

 

Perlu disampaikan bahwa Kolaborasi Pemkot Serang dan Pertamina Holding ini jadi contoh sinergi BUMN dan pemerintah daerah. Bukan sekadar bagi-bagi, tapi dirancang terukur. 

 

Harga tebus ringan, isi paket jelas, sasaran penerima terkunci lewat NIK. Di tengah kebutuhan pokok yang masih jadi tantangan warga, langkah ini membantu daya beli masyarakat prasejahtera tetap terjaga.

Keyword:

Share: