KOTA SERANG, – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) meluncurkan Implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkot, bertempat di Ballroom Hotel Aston Serang, 5 Januari 2026.
Acara juga disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube Pemkot Serang.
Plt. Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni, menjelaskan empat tujuan utama peluncuran ini, yaitu: Menyebarluaskan informasi penerapan manajemen talenta kepada seluruh pemangku kepentingan dan Membangun komitmen pimpinan dan pegawai dalam mendukung implementasinya.
Kemudian, yang ketiga Mendorong pengembangan kompetensi dan kinerja berbasis potensi serta prestasi dan Menyiapkan kader talenta unggul untuk keberlanjutan organisasi
"Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas ASN Kota Serang. Kami berkomitmen untuk melaksanakannya secara objektif dan berkelanjutan," ujar Murni.
Ia menambahkan bahwa Kota Serang telah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta kuota profiling ASN melalui CACT sebanyak 1152, yang diharapkan dapat ditingkatkan tahun ini.
"Gubernur Banten juga telah memfasilitasi asesmen center untuk mendukung implementasi program tersebut," ungkapnya
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyatakan bahwa peluncuran manajemen talenta ini selaras dengan pesan dari Gubernur Banten, Andra Soni yang telah menjadi penyemangat sebelum ia dilantik.
"Saya tidak pernah lupa kata-kata Pak Gubernur yang selalu mengatakan bahwa saya harus memiliki manajemen talenta yang baik. Kita harus memiliki ASN yang unggul, profesional, dan berdaya saing untuk mencapai visi dan misi Pemkot Serang," tegas Budi Rustandi.
Wali Kota juga mengingatkan ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan prestasi, dengan menegaskan bahwa kinerja menjadi tolok ukur utama.
Manajemen Talenta ASN, lanjutnya merupakan sistem pengelolaan karier strategis yang mengacu pada Peraturan Menteri PANRB No. 3 Tahun 2020 dan Sistem Merit.
"Program ini dilakukan melalui proses akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan, dengan menggunakan alat seperti Matriks 9-Box untuk mencocokkan ASN dengan posisi strategis guna menciptakan birokrasi yang profesional dan berdaya saing," pungkasnya.
Penulis: Admin.
Categories
More News