KOTA SERANG — Pembangunan akses jalan dari Kantor Serang Baru (KSB) menuju Perumahan Permata Hijau kini memasuki tahap penting. Proyek dengan nilai anggaran lebih dari Rp2,7 miliar ini menjadi salah satu Proyek Strategis Daerah (PSD) yang mendapat pendampingan langsung dari pihak Kejaksaan Negeri guna memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai kontrak.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini mencakup beberapa item pekerjaan utama, yakni betonisasi jalan sepanjang 270 meter, pemasangan U-ditch sepanjang 107 meter, serta pembangunan drainase batu.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Serang Nofriady Eka Putra, usai ditemui di depan KSB, Selasa (7/4/2026).
"Saat ini, progres pekerjaan menunjukkan hasil yang positif, di mana pemasangan U-ditch telah rampung sepenuhnya," katanya
Dikatakan Nofri sapaan akrabnya Tim pendamping dari Kejaksaan Negeri turut hadir meninjau langsung kondisi di lapangan untuk memastikan tidak ada kendala berarti dalam proses pembangunan. Pendampingan ini dinilai penting mengingat nilai proyek yang cukup besar serta statusnya sebagai proyek strategis daerah.
“Pendampingan ini dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan tetap sesuai dengan ketentuan kontrak serta mengantisipasi potensi penyimpangan,” ujarnya
Tahapan berikutnya, lanjut Nofri adalah pelaksanaan betonisasi jalan yang direncanakan dimulai pada malam Kamis. Secara keseluruhan, proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu sekitar empat bulan, dengan estimasi rampung pada awal Juni mendatang.
Sumber pendanaan proyek ini, tambah Nofri berasal dari APBD Kota Serang Tahun Anggaran 2026, yang sebelumnya telah melalui proses lelang dini pada Desember 2025. Menariknya, untuk tahun ini, proyek ini menjadi satu-satunya kegiatan yang mendapatkan pendampingan khusus dari Kejaksaan Negeri.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di kawasan perumahan. Sesuai arahan Wali Kota, Budi Rustandi pembangunan jalan baru akan diprioritaskan menggunakan metode betonisasi, sementara perbaikan jalan lama tetap menggunakan hotmix.
"Pada tahun ini, terdapat tiga lokasi pembangunan jalan yang menjadi prioritas, yaitu di kawasan Serang Baru, BTN Karangantu, dan Perumahan Bumi Asih. Total anggaran untuk ketiga lokasi tersebut mencapai sekitar Rp3,2 miliar," jelasnya
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan Dinas perkim juga mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengajukan perbaikan jalan. Dari sekitar 256 perumahan yang ada, sebanyak 118 di antaranya telah diserahterimakan ke pemerintah, dan mayoritas pengajuan perbaikan datang langsung dari masyarakat, bukan pengembang.
Pengajuan dilakukan secara resmi melalui surat, dengan mempertimbangkan tingkat urgensi serta kondisi kerusakan jalan di masing-masing wilayah. Dalam satu perumahan bahkan bisa terdapat beberapa titik pengajuan berdasarkan kebutuhan tiap RT atau RW.
"Dengan progres yang terus berjalan dan pengawasan ketat dari berbagai pihak, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas serta kenyamanan warga, sekaligus menjadi contoh pelaksanaan pembangunan yang transparan dan akuntabel di Kota Serang," pungkasnya.
Penulis: Admin.
Keyword:
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG