KOTA SERANG - Di tengah gencarnya transformasi digital birokrasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menorehkan prestasi membanggakan. Pemkot Serang sukses menduduki peringkat pertama dalam pemeringkatan Skor Digitalisasi Manajemen ASN Document Management System (DMS) Kanreg III BKN.
Capaian administratif yang nyaris sempurna itu tercatat resmi berdasarkan pembaruan data kepegawaian per Senin, 12 Oktober 2026, dan diumumkan secara publik melalui akun Instagram resmi Kanreg III BKN @regional3bkn.
Pemkot Serang berhasil meraih nilai tertinggi '99,6'. Angka mutlak ini menempatkan Kota Serang di puncak klasemen, mengungguli puluhan instansi daerah di wilayah kerja Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara yang meliputi Provinsi Banten dan Jawa Barat.
Yang membuat capaian ini semakin istimewa, Pemkot Serang berhasil mengungguli Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang harus puas di urutan kedua dengan nilai 99,2.
Di peringkat ketiga menyusul Pemerintah Kota Cirebon dengan nilai 96,9. Sementara peringkat keempat dan kelima secara berurutan diisi oleh Pemerintah Kota Tangerang dengan angka 96,8 serta Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan skor 96,5.
Skor DMS bukan sekadar angka. Ini adalah potret keseriusan sebuah instansi dalam mengelola data ASN secara digital, akurat, dan terintegrasi melalui platform Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN). Mulai dari riwayat kepegawaian, kenaikan pangkat, hingga layanan pensiun, semua diukur tingkat akurasi dan kecepatan pembaruannya.
Nilai 99,6 menunjukkan bahwa hampir seluruh data ASN Pemkot Serang telah terdigitalisasi dengan sangat baik, valid, dan _up-to-date_.
Melalui keterangan tertulisnya, pihak Kanreg III BKN memberikan apresiasi tinggi atas komitmen tersebut.
"Kami mengapresiasi komitmen seluruh instansi dalam mendukung transformasi digital manajemen ASN melalui SIASN," tulis akun Instagram @regional3bkn.
Otoritas kepegawaian regional tersebut juga mengajak seluruh instansi untuk terus memacu kualitas layanan.
"Mari terus tingkatkan kualitas data dan layanan kepegawaian," katanya dikutip Selasa 13 Oktober 2026.
Bagi Pemkot Serang, prestasi ini menjadi modal penting untuk melanjutkan reformasi birokrasi. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Budi Rustandi, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik maladministrasi.
Penulis: Admin.
Keyword:
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG