19 Mar 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG — Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menjenguk Petugas Jaga Lintasan (PJL) Walantaka, Nurrahman, yang menjadi korban gigitan ular tanah saat sedang membersihkan rumput di area pos jaga. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban yang saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Usai menjenguk Budi menjelaskan, peristiwa itu terjadi ketika Nurrahman tengah membersihkan rumput di area pos jaga. Tanpa disadari, di lokasi tersebut terdapat ular tanah yang kemudian menggigit tangan kanan korban.

“Beliau sedang membersihkan rumput di sekitar. Ternyata di situ ada ular tanah yang tidak terlihat, lalu menggigit tangan kanan beliau. Alhamdulillah bisa segera ditangani dan sekarang kondisinya sudah membaik,” ujar Budi, saat ditemui di RSUB, Senin (16/3).

Dikatakan Budi saat ini Nurrahman masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten. Pemerintah Kota Serang pun memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan hingga pulih sepenuhnya.
Budi berharap Nurrahman dapat segera sembuh dan kembali menjalankan tugasnya menjaga perlintasan kereta api di wilayah Walantaka.

“Kita doakan semoga beliau cepat sehat dan bisa kembali bertugas menjaga pintu perlintasan kereta api di Walantaka,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas penjaga perlintasan kereta api untuk lebih waspada saat membersihkan area sekitar pos jaga, terutama di lokasi yang banyak ditumbuhi rumput atau terdapat tumpukan batu yang berpotensi menjadi tempat persembunyian hewan berbisa.

“Teman-teman PJL harus lebih berhati-hati, terutama ketika membersihkan rumput di sekitar bangunan atau batu-batu di area lintasan. Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Dul Barid, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Minggu pagi, dua hari lalu. Saat itu Nurrahman sedang membersihkan rumput di sekitar pos jaga, namun melakukannya tanpa menggunakan alat pelindung, melainkan dengan tangan kosong.

“Ketika membersihkan rumput dengan tangan kosong, tiba-tiba tangannya digigit ular. Bahkan awalnya beliau tidak langsung menyadari,” ujar Dul Barid.

Setelah kejadian, warga sekitar langsung memberikan pertolongan pertama pada bagian yang tergigit sebelum akhirnya korban dibawa ke RSUD Kota Serang.

Namun karena stok serum antibisa di rumah sakit tersebut sedang habis, Nurrahman kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Banten untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

“Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik. Bengkak di tangan kanannya juga sudah mulai kempes. Diperkirakan dalam beberapa hari ke depan beliau sudah bisa pulang,” jelas Dul Barid.

Pemerintah Kota Serang pun mengimbau seluruh petugas lapangan untuk selalu menggunakan alat pelindung saat bekerja, terutama ketika membersihkan area yang berpotensi menjadi habitat hewan liar, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.(HS/RED)

Penulis : Benies Husaeni

Keyword:

Share: