07 May 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendbud) Kota Serang melakukan terobosan baru dalam menjaga estetika dan kebersihan lingkungan pendidikan. Tak sekadar imbauan, Dispendbud berencana membentuk Laskar Kebersihan Sekolah sebagai garda terdepan perubahan perilaku hidup bersih di lingkungan sekolah.

 

 Gagasan ini mencuat usai kegiatan Gerakan Masyarakat dan Sekolah untuk Lingkungan Indah Bersih dan Asri pada Sabtu (02/05/2026). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Ahmad Nuri, menjelaskan bahwa laskar ini akan menjadi motor penggerak yang mengubah pola pikir (mindset) sekaligus melakukan aksi nyata.

 

Laskar Kebersihan ini, kata Nuri Sapaan akrabnya tidak hanya melibatkan para siswa, tetapi juga membangun sinergitas dengan elemen pendukung lainnya. 

 

Adapun Komposisi tim ini, lanjutnya meliputi:

 Siswa/I: Perwakilan dari kelas 7, 8, dan 9 tingkat SMP dan  Tenaga Pendidik: Guru Bimbingan Konseling (BK) sebagai pembina dan  Masyarakat: Warga sekitar sekolah untuk memastikan kebersihan lingkungan luar gerbang.

 

 "Mereka bergerak sebagai katalis perubahan. Ada tim khusus yang terdiri dari sekolah, murid, hingga masyarakat sekitar. Tujuannya satu: memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dan nyaman," ujar Nuri.

 

Dikatakan Nuri,  Keseriusan program ini ditandai dengan rencana prosesi pelantikan formal (bait) yang akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi. Sebagai identitas perjuangan lingkungan, para anggota laskar nantinya akan dibekali rompi khusus.

 

 "Kita siapkan rompinya. Nanti pelantikan akan dilangsungkan oleh Bapak Wali Kota untuk meresmikan tugas mulia ini," tambah Nuri.

 

Program ini merupakan langkah konkret dalam menerjemahkan visi besar Pemerintah Kota Serang menuju kota yang bersih dan sehat. Nuri menekankan bahwa kolaborasi dengan RT dan warga sekitar sangat krusial agar akses menuju sekolah pun terbebas dari sampah plastik.

 

Nuri menyampaikan  Harapan Utama dalam Program, yaitu   Akses Bersih: Memastikan jalan menuju sekolah tidak ada sampah berserakan dan  Sinergitas: Menciptakan kolaborasi apik antara pihak sekolah dan masyarakat lokal serta  Kenyamanan Belajar: Mewujudkan lingkungan pendidikan yang asri sehingga mendukung proses belajar mengajar.

 

"Jadi nanti saat masuk ke sekolah, orang tidak akan lagi melihat sampah plastik atau pemandangan kumuh. Ini adalah cara kita merealisasikan lingkungan pendidikan yang bersih, sekaligus mendukung penuh visi Wali Kota tentang Kota Serang yang bersih dan sehat," pungkasnya.

Penulis: Admin.

Keyword:

Share: