KOTA SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendbud) Kota Serang mulai menyalurkan seragam sekolah gratis bagi siswa-siswi jenjang SD dan SMP se-Kota Serang.
Program tersebut secara resmi diluncurkan di SMPN 10 Kota Serang, Jalan Ki Ajurum, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kamis (8/10).
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, pemberian seragam gratis tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya para orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.
Menurutnya, bantuan seragam juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada orang tua untuk terus menyekolahkan anak-anaknya sehingga turut mendukung upaya menekan angka putus sekolah di Kota Serang.
“Pemberian seragam gratis ini memberikan keringanan bagi masyarakat Kota Serang. Selain itu, ini juga memberikan motivasi kepada orang tua siswa untuk terus menyekolahkan anaknya, sehingga bisa mengurangi angka putus sekolah,” ujar Budi.
Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat di bidang pendidikan. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar siswa, sehingga akses dan minat masyarakat terhadap pendidikan semakin meningkat.
“Hari ini saya bersama Pak Sekda dan didampingi Pak Kadindik, bersama seluruh guru dan kepala sekolah, melakukan penyerahan atau launching seragam merah putih dan putih biru. Semoga bermanfaat buat masyarakat,” katanya.
Budi menyebut, Pemkot Serang akan terus berupaya mengembangkan program tersebut sesuai dengan kemampuan fiskal daerah. Ia berharap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan dapat membuka ruang untuk menambah jenis seragam yang diberikan kepada siswa.
“Insyaallah 2028 mudah-mudahan kita ada kenaikan PAD lagi. Kita sedang berjuang bersama OPD dan khususnya melalui Pak Sekda. Mudah-mudahan kita bisa menambahkan seragam Pramukanya,” ungkapnya.
Budi menjelaskan, ke depan pemberian seragam gratis akan diproyeksikan sebanyak empat stel. Kebijakan tersebut dirancang agar program benar-benar memberikan manfaat dan tidak justru menambah beban pemerintah maupun masyarakat.
Ia mengatakan, kebutuhan seragam siswa cukup beragam, mulai dari seragam sekolah, batik, seragam muslim hingga pakaian olahraga. Karena itu, Pemkot Serang akan melakukan penyesuaian agar bantuan yang diberikan tetap efektif.
“Tujuan daripada program seragam gratis itu untuk meringankan beban orang tua, bukan malah menambah banyak. Kalau batik harus dua, kemudian ada seragam muslim. Saya minta batiknya jangan dua tapi satu, sehingga bisa mengurangi beban orang tua,” jelasnya.
Untuk tahap ini, Pemkot Serang menyiapkan sekitar 24.000 stel seragam yang diperuntukkan bagi siswa kelas II SD dan kelas VII SMP di seluruh Kota Serang.
Budi menegaskan, program tersebut diberikan secara merata kepada siswa tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial keluarga.
“Ya, 24.000 stel semuanya dan diperuntukkan untuk semua siswa-siswi tanpa melihat status sosialnya. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih maksimal,” pungkasnya.
perlu disampaikan Program seragam sekolah gratis ini tidak hanya membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Serang menciptakan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh peserta didik.
Penulis: Admin.
Keyword:
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG