KOTA SERANG - Perjuangan Wali Kota Serang untuk memajukan dan menyejahterakan warga melalui layanan transportasi publik mulai direalisasikan. Pemkot Serang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba Bus Massal gratis selama 5 hari hingga 23 Oktober mendatang.
Uji coba tersebut meliputi 2 koridor dari total 3 koridor yang disiapkan. Untuk Koridor 1 melayani rute Universitas Serang Raya (Unsera) - Pakupatan, Koridor 2 arah Pakupatan - Hypermart (HP), dan Koridor 3 Visenda - UIN.
"Iya, yang sementara yang diuji cobakan 2 koridor dari 3 koridor yang ada," ujar ka. Dishub Kota Serang, Diat Hermawan.
Program ini, kata Diat merupakan lanjutan dari penjajakan kerja sama dengan Damri yang sebelumnya dilakukan Wali Kota Serang saat kunjungan ke Jakarta. Bus gratis ini diharapkan menjadi solusi mobilitas warga yang aman dan terjangkau.
Setelah masa uji coba, Pemkot akan melakukan kajian komprehensif sebelum menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai dasar operasional permanen.
"Perjuangan Pak Wali lah, untuk memajukan, mensejahterakan warga Kota Serang berupa bis massal. Dalam 5 hari ini itu uji coba dan itu gratis, ada 3 koridor kita. Nah, setelahnya kita perlu kajian," jelasnya.
Diat menjelaskan bahwa Kajian tersebut akan melihat respons masyarakat, potensi pro dan kontra di lapangan, hingga kekuatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menopang operasional.
"Karena mungkin ada, punten takutnya ada yang nggak suka dan tidak suka lah seperti itu. Dan mudah-mudahan sesuai harapan Pak Wali tadi tidak ada pertentangan, sehingga ini kan untuk warga Kota Serang," katanya.
Dari sisi bisnis, Biaya Operasional Kendaraan (BOK) mulai dari ban, oli, hingga honor petugas sudah dihitung. Hasil kajian akan menentukan skema tarif akhir.
"Apakah terbayar, apakah bentuk subsidi. Terbayar kan bisa full nih, per kilometer sekian rupiah kali sekian kilometer. Apakah ada subsidi, apa bayar full atau mungkin gratis nanti setelah ada kajian," ungkapnya.
Ia menjelaskan ada beberapa opsi yang dikaji, mulai dari tetap gratis dengan operasional ditanggung Pemkot, subsidi parsial, hingga bayar penuh.
Kajian akan dilakukan oleh tim lintas OPD, bukan hanya Dishub, dengan arahan langsung dari Wali Kota. Ditargetkan kajian matang pada akhir bulan ini.
"Mudah-mudahan akhir bulan ini kajian udah mateng. Nanti kajian kan tim. Bukan Dishub sendirian, termasuk minta pendapat Pak Wali seperti apa," pungkasnya.
Jika Perwal telah terbit, Bus Massal Kota Serang akan beroperasi secara resmi dan menjadi tonggak baru transportasi publik yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
Perlu disampaikan juga diproyeksikan Koridor I melayani rute Terminal Pakupatan menuju Universitas Serang Raya (UNSERA) dengan menggunakan satu unit bus berukuran besar. Koridor II dari Seoul City sampai ke LP Serang. Sementara itu, Koridor III menghubungkan Perumahan Visenda dengan UIN Banten menggunakan satu unit minibus jenis Hiace.
Penulis: Admin.
Keyword:
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG