Serang - Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, mahasiswa PLP Integratif Kelompok 38 mengadakan kegiatan sosialisasi anti-bullying bagi siswa kelas 3 dan 4 di SD Islam An-Nur, Cipocok, Kota Serang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai perilaku bullying serta menanamkan pentingnya sikap saling menghargai, menghormati, dan peduli terhadap sesama.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh siswa kelas 3 dan 4 dengan penuh antusias. Melalui penyampaian materi yang edukatif dan interaktif, para siswa diajak untuk mengenali berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, baik secara fisik, verbal, maupun sosial. Contohnya adalah memukul, mengejek, menghina, memberikan julukan yang menyakitkan, hingga mengucilkan teman dari pergaulan.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa PLP Integratif Kelompok 38 menekankan bahwa tidak semua hal yang dianggap sebagai candaan dapat dibenarkan. Candaan yang menyakiti perasaan, merendahkan, atau membuat orang lain merasa takut dan tidak nyaman perlu dihindari. Para siswa juga diajak memahami bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diterima di lingkungan sekolah.
Selain mengenali bentuk-bentuk bullying, siswa kelas 3 dan 4 juga diberikan pemahaman mengenai dampak perundungan terhadap korban. Perilaku bullying dapat membuat seseorang merasa sedih, takut, kehilangan kepercayaan diri, bahkan enggan untuk datang ke sekolah. Oleh karena itu, siswa diajak untuk lebih berhati-hati dalam berbicara dan bertindak agar tidak menyakiti perasaan teman.
Kegiatan ini juga mengajak para siswa untuk berperan aktif dalam mencegah bullying. Siswa diingatkan agar tidak menjadi pelaku perundungan, tidak ikut menertawakan teman yang sedang diejek, serta berani melaporkan kejadian bullying kepada guru apabila melihat atau mengalaminya. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat membangun hubungan pertemanan yang sehat dan saling mendukung.
Suasana sosialisasi berlangsung dengan penuh semangat melalui penyampaian materi dan interaksi bersama para siswa. Pendekatan yang disesuaikan dengan usia anak sekolah dasar membuat materi lebih mudah dipahami dan membantu siswa merefleksikan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam kelas maupun ketika bermain bersama teman.
Bagi PLP Integratif Kelompok 38, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter di SD Islam An-Nur Kota Serang. Pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap, empati, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sejak dini.
Melalui sosialisasi anti-bullying ini, PLP Integratif Kelompok 38 berharap siswa kelas 3 dan 4 dapat semakin memahami pentingnya menghargai perbedaan, menjaga perkataan, serta memperlakukan teman dengan baik. Kesadaran tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menciptakan sekolah bebas bullying merupakan tanggung jawab bersama. Dengan membangun kebiasaan saling menghormati dan peduli terhadap sesama, setiap siswa dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang positif.
PLP Integratif 2026 – Kelompok 38
Belajar, Berkontribusi, Menginspirasi.
Keyword:
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG